Sabtu, 15 Oktober 2016

Dia

sedikit sinar, Lalu padam, Aku menggumam, Kenapa? baru saja kulihat sebentar wajah tidurnya, Begitu nyaman, tanpa beban Ahh, begitu iri aku melihatnya, Selalu bahagia dimanapun dia berada, Asal tak sendiri saja, Lekuk wajah yang tak mampu ku gambarkan, Hanya siluet, Lalu membentuk bayang bayang, Sinar menyorot kembali, Aku menggumam, Lebih indah jika tanpa sinar, Karna dia sudah bersinar. _monica dee

Selasa, 19 Juli 2016

aku dan bahagia

terkadang apa yang kita harapkan dalam hidup ini tidak sesuai dengan realita yang kita dapatkan. terselip rasa kecewa ketika kita tidak mendapatkan apa yang ingin kita capai. kata orang bahagia itu mudah, semua bergantung pada diri kita, mau memilih jalan yang mana. orang bilang bahagia itu sederhana, cukup bisa bernafas setiap detiknya itu sudah membuat bahagia, atau sekedar berbincang dengan orang di sekeliling kita itu sudah membawa kebahagiaan. bagiku tidak, bahagia tidak sesederhana itu, banyak persoalan menuju bahagia, banyak problematika yang sampai sekarang aku tidak mengerti, mengapa ini begitu sulit bagiku. aku ibu dengan dua anak aku bahagia memiliki mereka, suami yang mencintai aku, dan orang tua yang dengan ikhlas dan sepenuh hati membantuku hingga saat ini. tapi bahagiaku tidah hanya sampai disini, masih banyak kerikil dan batu besar yang membuat bahagiaku tak seindah milik orang lain. aku bahagia ketika memikirkan aku memiliki orang orang yang mencintaiku, tapi apa aku bisa mencintai mereka dengan sepenuh hatiku? atau apa aku bisa membahagiakan mereka seperti mereka membuatku bahagia? terkadang itu menjadi hal yang buatku bersedih karena aku seakan akan menjadi tidak utuh lagi. apa aku salah mengharapkan seseorang yang aku cintai untuk membuatku bahagia meskipun aku belum tentu melakukan hal itu?. aku sedih ketika harus melukai hati orang orang yang aku sayangi, aku tidak bisa membuat mereka bangga dan senang. terkadang terlintas dalam benakku untuk menyudahi apa yang ada dalam hidup ini. tapi ketika aku melihat dua malaikat kecilku, semua menjadi berbeda, aku tak bisa berpaling, mereka yang menguatkan aku dan penyanggaku untuk meyakinkan hati ini bahwa aku benar benar bahagia dan harus bahagia untuk mereka . Denting di keheningan malam bangkitkan aku dalam kegundahan biar hujan turun malam ini mengguyur segala rasa bimbangku biar rindu ini mengalir bersama buliran embun menjelang pagi apa kabar cinta sejati kau tak akan pernah terpadamkan biar cinta tak lekang oleh waktu dan rindu ini menjadi satu dengan waktu tak akan pernah ada habisnya agar tak terpisah dari kita biar bimbang ini menjelma menjadi rindu yang tersampaikan aku disini hingga akhir waktu dengan bahagiamu jangan berbalik karna aku menunggu kita untuk kembali bahagia bahagia yang tak terhingga.. monica dee

Senin, 04 Februari 2013

Hidup Itu Sebuah Proses

dulu aku pernah bercerita ttg hidup yg selalu berproses, karna proses tidak pernah ada habisnya maka aku akan bercerita kembali. ketika 5 tahun yang lalu aku masih berpikir pendek tentang pengalaman kehidupan, mungkin sekarang aku setingkat lebih dewasa. menurutku manusia tidak akan pernah ada batasnya untuk mencapai dewasa. saat aku bercerita sekarang mungkin aku sudah masuk ke dunia yang berbeda, lebih menantang, dan lebih banyak jurang menanti untuk dilewati. ketika aku berada disuatu tempat aku berpikir kenapa aku harus berada diposisi ini setiap waktu, sesekali aku ingin merasakan aku di pindah ke sisi yang jauh lebih baik. aku yakin bukan hanya aku yang merasakan hal ini, kalianpun pasti merasakan ketika sudah masuk ke sisi dunia kalian menginginkan untuk naik lebih tinggi dari posisi kalian itu, entAh ketika saat bersekolah, universitas, ataupun lingkungan kerja. fine, hidup itu tidak akan pernah ada puasnya. mungkin juga sempat terlintas pikiran iri terhadap sesuatu yang lain, fine disitulah proses hidup. ketika aku merenungkan, bukan suatu kebetulan kita ditempatkan disuatu sisi apapun itu, karna itu sudah tempat kita. kita layaknya organ tubuh , hidung, mata, telinga, hati, jantung semua ditata sesuai dengan posisi dan kegunaannya masing-masing. bayangkan jika semua mata dan organ lain ingin menjadi sebuah hidung, bisa dibayangkan bahwa tubuh kita akan penuh dengan hidung, atau sebuah jantung yang menginginkan posisinya menjadi sebuah mata, tak terbayangkan jika tubuh Penuh dengan mata tanpa jantung. jadi, pada intinya kita ditempatkan disuatu posisi bukan karena kebetulan, tapi memang itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita. tinggal bagaimana kita bisa menikmati dan mensyukurinya. syukur2 apa yg kita dapatkan bisa berkembang lebih hebat hasil dari kesabaran kita. hidup itu nikmat bukan, asal kita mau menikmati dan melakukan prosesnya. Monica Dee

Rabu, 01 Agustus 2012

Syndrome Turner

Sindrom Turner adalah munculnya kelainan akibat dari abnormalitas kromosom seks pada perempuan (yakni kromosom X), dimana hanya terdapat satu kromosom X. Sementara orang pada umumnya lahir dengan 2 kromosom seks, yakni : - Anak laki-laki diwariskan kromosom X dari Ibunya, dan kromosom Y dari Ayahnya, hasilnya kromosom (XY). - Anak perempuan diwariskan 2 kromosom X, dari Ayah dan Ibunya, hasilnya kromosom (XX). Sindrom Turner (disebut juga sindrom Ullrich-Turner, sindrom Bonnevie-Ullrich, sindrom XO, atau monosomi X) adalah suatu kelainan genetik pada wanita karena kehilangan satu kromosom X. Wanita normal memiliki kromosom seks XX dengan jumlah total kromosom sebanyak 46, namun pada penderita sindrom Turner hanya memiliki kromosom seks XO dan total kromosom 45. Hal ini terjadi karena satu kromosom hilang saat nondisjungsiatau selama gametogenesis (pembentukan gamet) atau pun pada tahap awal pembelahan zigot. Sindrom Turner adalah suatu kondisi yang hanya mempengaruhi anak perempuan dan wanita, yang disebabkan kekurangan kromosom seks. Sindrom Turner dapat menyebabkan berbagai masalah medis dan perkembangan, termasuk perawakan pendek, kegagalan untuk mulai pubertas, infertilitas, cacat jantung dan ketidakmampuan belajar tertentu. Wanita dengan sindrom Turner akan memiliki kelenjar kelamin (gonad) yang tidak berfungsi dengan baik dan dilahirkan tanpa ovari atau uterus. Apabila seorang wanita tidak memiliki ovari maka hormon estrogen tidak diproduksi dan wanita tersebut menjadi infertil. Namun, apabila seorang penderita sindrom Turner memiliki sel normal (XX) dan sel cacat (sindrom Turner/XO) di dalam tubuhnya, maka ada kemungkinan wanita tersebut fertil Wanita dengan keadaan demikian disebut mosaikisme (mosaicism). Penderita sindrom Turner memiliki beberapa cenderung ciri fisik tertentu seperti bertubuh pendek, kehilangan lipatan kulit di sekitar leher, pembengkakan pada tangan dan kaki, wajah menyerupai anak kecil, dandada berukuran kecil. Beberapa penyakit cenderung menyerang penderita sindrom ini, di antaranya adalah penyakit kardiovaskular, penyakitginjal dan tiroid, kelainan rangka tulang seperti skoliosis dan osteoporosis, obesitas, serta gangguan pendengaran dan penglihatan. Sebagian besar penderita sindrom ini tidak memiliki keterbelakangan intelektual, namun dibandingkan wanita normal, penderita memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menderita keterbelakangan intelektual. Sebagian penderita sindrom Turner memiliki kesulitan dalam menghafal, mempelajari matematika, serta kemampuan visual dan pemahaman ruangnya rendah. Perbedaan fisik dengan wanita normal juga membuat penderita sindrom Turner cenderung sulit untuk bersosialisasi. Gejala umum dari sindrom Turner meliputi: • Bertubuh pendek • Lymphedema (pembengkakan) dari tangan dan kaki • Broad dada (''''perisai dada) dan puting secara luas-spasi • Rendah rambut • Low-set telinga • Reproduksi kemandulan • Dasar ovarium streak gonad (struktur gonad terbelakang) • Amenore, atau tidak adanya periode menstruasi • Peningkatan berat badan, obesitas • Dada berbentuk perisai hati • Dipersingkat metakarpal IV (tangan) • Kuku kecil • Karakteristik wajah fitur • Leher berselaput dari hygroma kistik pada bayi • Coarctation dari aorta • Miskin payudara pembangunan • Ginjal tapal kuda • Gangguan visual sklera, kornea, glaukoma, dll • Infeksi telinga dan kehilangan pendengaran Gejala lain mungkin termasuk rahang bawah kecil (micrognathia), valgus cubitus (berubah-out siku), paku terbalik lembut, lipatan telapak tangan dan kelopak mata melorot. Kurang umum adalah tahi lalat berpigmen, gangguan pendengaran, dan langit-langit tinggi-arch (rahang sempit). sindrom Turner memanifestasikan dirinya berbeda di setiap wanita dipengaruhi oleh kondisi, dan tidak ada dua individu akan berbagi gejala yang sama. Faktor Risiko Sindrom Turner Faktor risiko untuk sindrom Turner tidak dikenal. meningkatkan Nondisjunctions dengan usia ibu, seperti untuk Down syndrome, tetapi efek yang tidak jelas untuk sindrom Turner. Hal ini juga diketahui jika ada hadiah predisposisi genetik yang menyebabkan kelainan, meskipun sebagian besar peneliti dan dokter yang mengobati wanita Turner setuju bahwa ini sangat tidak mungkin. Saat ini tidak ada dikenal untuk menyebabkan sindrom Turner, meskipun ada beberapa teori sekitar subjek. Satu-satunya fakta yang solid yang dikenal hari ini, adalah bahwa selama bagian konsepsi atau seluruh kromosom seks kedua tidak ditransfer ke janin. Sindrom Turner Sejarah Sindrom ini dinamai Henry Turner, seorang endokrinologi Oklahoma, yang digambarkan pada tahun 1938. Di Eropa, ini sering disebut sindrom Turner Ullrich-atau bahkan-Ullrich-Turner sindrom Bonnevie mengakui bahwa kasus-kasus sebelumnya juga telah dijelaskan oleh dokter Eropa. Laporan pertama yang diterbitkan atas seorang wanita dengan 45, kariotipe X pada tahun 1959 oleh Dr Charles Ford dan rekan di Harwell dan Guy's Hospital di London. Ini ditemukan di seorang gadis 14 tahun dengan tanda-tanda sindrom Turner. Diagnosis Sindrom Turner Turner syndrome dapat didiagnosis dengan amniosentesis selama kehamilan. Kadang-kadang, janin dengan sindrom Turner diidentifikasi oleh temuan USG abnormal (cacat jantung yaitu, kelainan ginjal, hygroma kista, asites). Meskipun risiko kambuh tidak bertambah, konseling genetika sering direkomendasikan untuk keluarga yang telah mengalami kehamilan atau anak dengan sindrom Turner. Tes, yang disebut kariotipe atau analisis kromosom, analisis komposisi kromosom individu. Ini adalah tes pilihan untuk mendiagnosis sindrom Turner.

secuil cerita sore

waahh ... apa kabar dunia tak terbatasku .. ketika aku menulis ini, sudah banyak hal-hal yang telah aku kenal dan lewati. hari-hari kemarin aku menemukan sekelumit cerita hidup lagi. 4 tahun yang lalu aku mengenal beberapa wanita dan hingga saat ini aku mengenalnya sekali. 2 tahun yang lalu adalah waktu terbaik untuk kami melewati bersama. tertawa, menangis, membolos kuliah, mengerjakan tugas, mencontek, patah hati, seakan-akan kami hanya memiliki satu hati. beberapa bulan yang lalu kami tetap menjadi seorang wanita yang cantik, namun kami memiliki hati sendiri-sendiri.memiliki kehidupan baru, memiliki suasana baru, memiliki cerita baru berbeda-beda dan tak pernah menyentuh hati satu sama lain lagi. maksudnya? berpisah? ... hidup itu kompleks, hidup itu seperti pohon rindang dengan satu batang pohon dibawah namun ketika kita tengok diatas, akan banyak sekali bercabang dengan daun yang yang kau tak mampu menghitung seluruhnya. ketika waktu berjalan kita yang menjadi satu dari batang akan berpencar kembali membentuk struktur yang berbeda. itulah aku dan beberapa wanita tadi. ketika orang-orang melihat dari kami, kami berpisah, kami tak lagi satu, kami berbeda pandangan. aku tak bisa menerima untuk pertama kali. namun aku menyadari bahwa hidup itu seperti roda berputar, kita tak selalu bersama untuk berputar di satu waktu, kita akan memiliki kehidupan sendiri yang harus kita jalani, jika ia jauh jangan anggap ia benar-benar menjauh, ia hanya melaksanakan apa yang sudah menjadi jalannya. aku memiliki jalanku sendiri, begitupun mereka. namun aku berharap, suatu saat nanti jika kita bertemu 20 tahun kemudian kita ingat saat kita adalah satu saat dimana kita adalah wanita populer dengan kehangatan kita dimanapun kita berada, karena kalian wanita-wanita yang telah mengajarkanku arti ikhlas dan kedewasaan. thanks for my best friends.

Kamis, 09 Februari 2012

Anak Indigo itu ...

Pernah mendengar tentang Indigo? atau anak Indigo?
orang sering beranggapan bahwa anak indigo adalah anak pembangkang, nakal, dll.
kali ini mari kita intip sekilas tentang anak Indigo.
Indigo sebenarnya adalah warna nila, biru gelap. Anak indigo adalah anak yang memiliki lapangan aura berwarna nila. Cara berpikirnya yang khas, pembawaannya yang seperti orangtua, membuat anak indigo tampil beda dengan anak sebayanya. Pacaran aura yang dimilikinya membawa kepada suatu karakteristik perilaku unik. Secara fisik anak indigo sama sekali tak berbeda dengan anak lainnya.

Lewat bukunya Understanding Your Life Through Color, Nancy Tappe (1982) membuat klasifikasi manusia berdasarkan warna energi atau cakra. Cakra adalah pintu-pintu khusus dalam tubuh manusia untuk keluar masuknya energi. Konon pada tubuh manusia ada 7 cakra, yaitu cakra mahkota ada di puncak kepala, cakra Ajna di antara dua alis, cakra tenggorokan di tenggorokan, cakra jantung di tengah dada, cakra pusar ada di pusar, cakra seks ada pada tulang pelvis, dan cakra dasar ada di tulang ekor.

Anak indigo memiliki keunggulan pada cakra Ajna (the third eyes) yang berkaitan dengan kelenjar hormon hipofisis dan epifisis di otak. Adanya mata ketiga ini membuat anak indigo disebut memiliki indra keenam. Mereka dianggap memiliki kemampuan menggambarkan masa lalu dan masa datang.

Satu hal yang penting dan digaris bawahi, yaitu tidak jarang anak indigo salah diidentifikasi. Mereka sering dianggap sebagai anak LD (Learning Sidability) ataupun anak ADD/HD (Attentian Deficit Disorder/Hyperactivity Disorder). Perbedaannya adalah munculnya perilaku yang dikeluhkan. Misalnya pada anak indigo, mereka menunjukkan keunggulan pemahaman terhadap aturan-aturan sosial dan penalaran abstrak, tapi tak tampak dalam kesehariannya, baik di sekolah maupun di rumah.

Terdapat 4 macam anak indigo:

- Humanis. Tipe ini akan bekerja dengan orang banyak. Kecenderungan karir di masa datang adalah dokter, pengacara, guru, pengusaha, politikus atau pramuniaga. Perilaku menonjol saat ini hiperaktif, sehingga perhatiannya mudah tersebar. Mereka sangat sosial, ramah, dan memiliki pendapat kokoh.

- Konseptual. Lebih enjoy bekerja sendiri dengan proyek-proyek yang ia ciptakan sendiri. Contoh karir adalah sebagai arsitek, perancang, pilot, astronot, prajurit militer. Perilaku menonjol suka mengontrol perilaku orang lain.

- Artis. Tipe ini menyukai pekerjaan seni. Perilaku menonjol adalah sensitif, dan kreatif. Mereka mampu menunjukkan minat sekaligus dalam 5 atau 6 bidang seni, namun beranjak remaja minat terfokus hanya pada satu bidang saja yang dikuasai secara baik.

- Interdimensional. Anak indigo tipe ini di masa datang akan jadi filsuf, pemuka agama. Dalam usia 1 atau 2 tahun, orangtua merasa tidak perlu mengajarkan apapun karena mereka sudah mengetahuinya.

Ciri-ciri anak berbakat yang indigo:

· Memiliki sensitivitas tinggi.

· Memiliki energi berlebihan untuk mewujudkan rasa ingin tahunya yang berlebihan.

· Mudah sekali bosan,dan sering hiperaktif

· Menentang otoritas bila tidak berorientasi demokratis.

· Memiliki gaya belajar tertentu.

· Mudah frustasi karena banyak ide namun kurang sumber yang dapat membimbingnya.

· Suka bereksplorasi.

· Tidak dapat duduk diam kecuali pada objek yang menjadi minatnya.

· Sangat mudah merasa jatuh kasihan pada orang lain.

· Mudah menyerah dan terhambat belajar jika di awal kehidupannya mengalami kegagalan.

Apa yang harus dilakukan orangtua dengan anak indigo?

-· Hargai keunikan anak dan hindari kritikan negatif.

-· Jangan pernah mengecilkan anak.

-· Berikan rasa aman, nyaman dan dukungan pada keputusan anak.

-· Bantu anak untuk belajar berdisiplin.

- Berikan mereka kebebasan pilihan tentang apapun, selama pilihan itu baik,dan jelaskan apabila sesuatu itu buruk untuk mereka

-· Bebaskan anak memilih bidang kegiatan yang menjadi minatnya, karena pada umumnya mereka tidak ingin jadi pengekor.

-· Menjelaskan sejelas-jelasnya (masuk akal) mengapa suatu instruksi diberikan, karena mereka tidak suka patuh pada hal-hal yang dianggap mengada-ada, dan biasanya anak indigo pemikirannya lebih tua daripada orangtua mereka

-· Jadikan sebagai mitra dalam membesarkan mereka, karena biasanya anak indigo tidakk ingin disebut sebagai anak kecil

nah, bagi yang merasa memiliki anak indigo atau mengasuh dengan anak berciri-ciri diatas, tampaknya tidak perlu lagi khawatir atau menge-judge anak indigo merupakan anak pembangkang atau nakal, justru merekalah yang nanti akan menggebrak masa depan.


_Monica Dee

Selasa, 07 Februari 2012

Hidup Itu ...


Fine, ketika kita membicarakan tentang hidup, semua tahu tentang hidup . hidup itu kompleks, apa yang semua kamu lakukan itu sebagian dari hidup.
so, apa yang perlu dipertanyakan untuk hidup?
ketika orang harus mengakhiri untuk hidup, karna putus cinta, atau mungkin karena seabrek atau secuil masalah yang mereka pikir tak kan pernah ada pemecahan, and then mereka memilih membeli tali tambang di toko material atau mencari tali tambang di gudang mereka, atau mungkin mengambil sesuatu panjang yang kuat untuk dikaitkan lalu mereka mengaitkannya dileher mereka. atau ada cara lain seperti mengambil sebilah pisau untuk digoreskan di pergelangan tangan, ada yang lebih unik dengan mengambil sebotong cairan yang rasanya memuakkan tapi baunya harum, lalu meneguk sedikit demi sedikit. berbagai cara bukan untuk mengakhiri hidup?
dan komentar berbagai macam idividu atau kelompok pasti berbagai macam. itulah baru sekelumit dari hidup.
ada yang menginginkan hidup 1000 tahun lamanya, sekan akan hidup hanya milik mereka sendiri, berkunjung ke berbagai jenis mata air atau merelakan berjalan keujung dunia demi menemukan prang hebat. untuk apa? tentunya untuk memperpanjang umur. awet muda? tepat itu istilahnya , tidak sedikit orang yang menginkan hidup lebih lama keluar dari takdir yang diberikan, tentunya dengan berbagai alasan. dari yang karena hidupnya begitu indah, karena berkelimpahan harta, atau tak ingin meninggalkan apa yang dipunyai selama didunia. atau para tikus negara yang sudah tua, sakit-sakitan, kalau para rakyat menginginkan hidupnya berakhir, mereka berpikir terlalu sia-sia jika meninggalkan hidup yang indah ini, hidup dengan berselimut uang dan berbantal emas. atau seseorang yang tak ingin meninggalkan hidup karena ingin selalu hidup bersama seseorang yang dicintainya. indah bukan??
dan tak sedikit orang yang berjuang hidup karena penyakit terminal yang siap-siap memutus hidupnya.
hidup tergantung bagaimana kita melaluinya, antara indah, bahagia, sedih, duka, semua pernha melaluinya, hanya saja tak jarang orang-orang harus terlalu terperosok ke salah satu dari semua itu. hingga hasilnya bisa bermacam-macam seperti kehidupan disekitar ita saat ini.
jika aku harus memilih, apa yang aku pilih? aku pikir aku hanya menginginkan yang terbaik. seperti halnya ketika aku merasakan masa kecil dari tertawa sampai menangis, hingga aku belajar dewasa dan menemukan cinta, dan seperti mama yang tak pernah bosan membuatkan sarapan untuk papa, seperti nenek yang tak pernah lupa membuatkan kopi utnuk kakek, seperti aku belajar mengenal dan menerima berbagai macam kepribadian teman-temanku. aku nikmati semua itu. kubuat itu semua menjadi seimbang, meskipun tidak. lalu, apa yang kamu pilih? apa sama sepertiku?
hidup itu seperti pasir, terlihat sama namun beda jika kau menelitinya.

_Monica Dee
I'm a CooL Nurse